Menanti buah hati
Beberapa bulan yang lalu ,
Saat itu musim kebanyakan orang didesa kita klumpit, mengdakan syukuran beberapa acara
Seperti ,pernikahan , sunatan yg kebanyakan dari orang-orang di desa kita maupun di desa tetangga banyak yg memeriah acra mereka dgn mendatangkan organ tunggal.
Disinilah kami memanfaatkan acra tersebut dg mencari nafkah ,jualan es pop..
Sebelumnya kami mencoba berbagai macam barng dagangan ,mulai produksi krupuk pisang...
pagi pagi cari pisang setelah proses pengupasan dan pengorengan memakan waktu hari.
maklum disini kami terkendala biaya produksi yg masih minim.
Malam harinya berlanjut proses pembungkusan , disini kami masih memakai plastik transparan ,karna untuk sablon kami rasa tak sampai pada laba.
pagi hari baru kami keliling ke desa sendiri dan ke desa des tetangga .
Terkadang kami pylang jam tiga sore kalo lg sepi peminat,kadang jg bisa pulang cepat kalo lg penjuakan bagus..
Sebenarnya banyak se kali peminat krupuk kami ini, tpi dari puhak kami merasa bahwa bisnis yg kami. Jalankan ini harus kami hentikan , karna tidk sebanding antar pemasukan dan pengeluaran..
Krupuk pisang kami tinggalkan, berganti>
jualan sendal yg kami mulai menjual di kampung kampng. Bbrlanjut ke tontonan seprti tanda.an orkesan dan acarra hajatan yg aoda hiburanya. lagi lagi kami di sini menemui kepanikan ,karna lamanya proses penjualan yg berpengaruh pada lambatnya pemutaran uang. kami (kami ..maksud saya aku dan istriku) sempat beberapa kali ambil senadal langsung dari surabaya dengan alasan di sana mungkin lebih murah..
tapi meskipun dpt murah toh transort yg kami kelurkan jg lebih banyak..
kami jg sempat menambah dengan dgn jualan sosis agar kami bisa meraih untung yg cukup. disini sosis jg mengalami kendala saat hujan turun ,sosis pun terancam mambu
(basi).
mulai dari kripik pisang, sendal.sosis. kami masih belum bisa mendapat keuntungan yg paling gak kita bisa menabung..
barulah selepas lebaran kita mencoba jualan pop ice .. ddari sinilah mulai kita lihat ada sedikit bahkan kadang banyak keuntungan yg kita raup dalam kurun wak sehari jualan..
habis lebaran banyak sekali hiburan pada acara hajatan maupun bersih desa..manganan..
Tiga hari berturut turut kami jualan dgn hasil yg menggembirakan, lepas acara di desa tluwe berlanjut bersih desa klumpit ,kembali kee tluwe lagi pop ice yg kami jual selalu di serbu pembeli yg kebanyakan dari anak anak..
seperti lulu datangnya rejeki pada saat itu.
siang hari aku dan mertuo lanang memperbaiki tempat jualan siang hari sekitar jam 11 , sinilah sepupu ku memberi kabar bapakku dgn mendadak tidak sadar dari tidur siangnya.
pas hari itu baru saja aku pulang kerumah klumpit sekitar setengah jam sebelum aku balik ke rumah kebon.
bapak sempet meminta permen .seperti ini kira kira percakapan kami.
"iseh eneng permen nanas tora?
dengan cekatan aku langsung jupukno permen buat bapak.
setelah itu aku pamit ke kebon. bapak juga sempat ngasih permen anak kecil tetangga sebelah rumah.
mendengar berita bapak g bangun dari tidurnya aku langsung pulang ke klumpit, sampai di rumah bapak seperti layaknya orang tidur biasa ,tapi g bisa di bangunin..
air mata mengalir walaupun g sampai ke mata.
bapak engkau telah membangun jiwa ragaku , semua nasehatmu selalu aku ingat..
bapak telah bekerja keras ,meluangkan sepenuh tenaga yg aku tau kondisi fisik bapak ringkih. bekerja dari pagi sampai sore di sawah.
bapak rela capek ,bapak rela melakukan itu untuk menghidupi anakmu..
aku belum sempat membalas semua jasamu. jujur aku ingin sekali membuat bapak bahagia. dalam hati kecilku selalu berpikir bagaimana nanti aku bisa mengangkat derajat bapak. paling gak melihat bapak tersenyum bahagia karna aku.
dengan kondisi bapak yg koma kami membawa bapak ke rumah sakit. tpi bapak udah usia lanjut untuk sembuh itu hanya beberapa % menurut perawat rumah sakit.
aku berdoa agar bapak bisa melihat aku . pagi sekitar jam 4 bapak membuka matanya seakan akan bisa melihat . aku bahagia melihat bapak membuka mata.
tapi di sisi lain kesedihanku melebihi segalanya , melihat bapak dengan alat bantu yg bermacam macam aalatnya. semak in membuat perasaanku hancur
bapak menghembuskan nafas terakir sekitar jam setengah empat.
bapak yg dulu selalu memberi nasehat saat aku salah berbuat..
bapak yg dulu merawat saat aku sakit .
bapak yg dulu menyayangiku dengan sepenuh jiwa telah di panggil yang maha kuasa.
selamat jalan bapak, semoga engko mendapat tempat di sisi allah swt. amin......
semoga amal baikmu di terima, di ampuni segala dosa.
Tiga hari bapak pergi istriku sakit perut, mual g mau makan lemes , lagi lagi pikiranku terbebani dengan pemikiran pemikiran negativ.
seketika aku bawa istriku ke bidan terdekat, menurut bidan mungkin gejala lambung.. kesedihan menghampiriku lagi ..
selang beberapa hari ku bawa lagi ke bidan yg sama. di sini bidan mencoba mengetes dengan alat yg aku tak tau namanya.
Ternyata hasil dari tes urin ,istriku hamil ... alhamdullah ternyata aku mendapat kebahagiaan. dari sini.
kegeelisahanku selama ini terbayar lunas berganti kebahagiaan.
jabang bayiku.. kami menanti kedatanganmu semoga engko lahir kedunia ini dengan sempurna .sehat lahir batin. sehat jiwa raga..
kami selalu berdoa semoga engko menjadi anak yg berbakti pada kedua orang tuamu. aminn
Komentar
Posting Komentar