semarak kemerdekaan terasa sekali di karnaval Desa Klumpit Tahun 2018 ini.
panas terik sang surya yang pas di atas kepala, tak menyurutkan langkah kaki para peserta karnaval semuanya saja.
potongan bambu sebiasa itu tampak istimewa dengan berbagai bentuk hasil dariide yang luar biasa
banyak orang yang tidak menyangka ternyata bakat dan keahlian semua peserta lomba sangatlah luar biasa.
Tidak ketinggalan KABEH BROW mampu menyulap potongan bambu ala kadarnya yang di kawinkan kaleng bekas apa aja menjadi mainan bersuara otok otok namanya.
kabeh brow menghiasi jalan raya dengan riuh bunyi otok otoknya dan canda tawa peserta karnavalnya.
sepintas terekam kamera penonton tampak senyum mesra melihat bapak-bapak tua mendorong mainan anak kecil yang dulu pernah fenomena di jamannya.
mungkin para penonton merasa di reunikan oleh Kabeh Brow dengan mainan masa kecilnya yang mungkin buatan hasil karya bapak atau embahnya.
Kabeh Brow merasa mainan lama sangat banyak manfaatnya.
butuh pemikiran dan tenaga saat pembuatannya .
itu menjadikan otak manusia berguna untuk mengembangkan karya seni otak kita.
. mainan lama di mainkan dengan menggerakkan seluruh anggota badan.
berkeringat semangat,
itu juga menjadi manfaatnya.
pengangkatan tema seperti ini jarang sekali terfikirkan oleh peserta karnaval masa sekarang ataupun dahulu juga.
anak jaman sekarang butuh bahagia dengan mainan yang bisa di mainkan bersama sama teman sejawatnya.
Kabeh Brow merasa hawatir kemajuan teknologi menjadikan anak-anak generasi penerus bangsa hilang rasa sosialnys di karenakan sifat individualis lebih di sukainya.
melestarikan kembali mainan lama sama dengan kita sudah berusaha membawa indonesia yang sekarang sikap egois telah mewabah apalagi di kalangan atas sana.



Komentar
Posting Komentar